Dunia panggung Rakugo yang klasik dan penuh tradisi perlahan memudar di tengah gemerlap era modern Jepang. Seni bercerita tunggal ini menuntut ketulusan emosi dan dedikasi tinggi, namun ironisnya, hanya sedikit yang tersisa untuk mempertahankan napas warisan budaya tersebut.
Seorang mantan narapidana bernama Yotaro mencoba mencari jalan hidup baru dengan berguru pada sang maestro. Pria muda ini penuh semangat, namun ia harus menghadapi kerasnya disiplin dan dinginnya sikap guru yang selama ini menutup diri dari dunia luar.
Di balik sosok sang guru, Yakumo, tersimpan kisah kelam yang tersembunyi selama puluhan tahun. Hubungannya dengan rival masa lalunya, Sukeroku, bukan sekadar kompetisi, melainkan ikatan persahabatan rumit yang dibalut oleh rahasia masa lalu yang menyakitkan.
Kehadiran Konatsu, sosok wanita tangguh yang menaruh dendam sekaligus rasa hormat, semakin memperkeruh dinamika di antara mereka. Konflik pribadi pun meledak tatkala ambisi masa muda harus berbenturan dengan beban sejarah yang enggan untuk segera dilupakan begitu saja.
Drama ini menggali jauh ke dalam jiwa seniman yang terperangkap dalam ekspektasi serta keabadian seni. Saat tirai panggung dibuka, setiap kata yang diucapkan bukan sekadar lelucon, melainkan cerminan hati yang retak dan pencarian makna hidup yang paling mendalam.