Setelah sukses di kampanye Sanyou, pasukan Qin, termasuk Komandan 1.000 orang Xin, makin selangkah lebih dekat buat mewujudkan mimpi Raja Ying Zheng menyatukan Tiongkok. Dengan posisi geografis yang strategis di wilayah Wei yang udah dikuasai, Qin sekarang mulai mengincar negara-negara lain yang masih berperang di sebelah timur.
Di sisi lain, Li Mu—seorang ahli strategi jenius yang baru aja diangkat jadi perdana menteri Zhao—manfaatin gencatan senjata sementara sama Qin buat negosiasi sama negara-negara lain tanpa gangguan. Tiba-tiba, Ying Zheng dapet kabar buruk kalau pasukan dari negara Chu, Zhao, Wei, Han, Yan, dan Qi udah masuk ke wilayah Qin. Sadar kalau dia udah dijebak sama taktik gencatan senjata Li Mu, Zheng buru-buru ngumpulin para penasihatnya buat nyusun rencana menghadapi pasukan koalisi enam negara yang udah ada di depan mata.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, negara Qin terancam musnah total. Mereka harus ngerahin semua sumber daya dan strategi yang ada supaya nggak lenyap dari peta dunia.
Buat Kenma Kozume, voli itu nggak pernah terasa seru atau bikin deg-degan; baginya, itu cuma sesuatu yang kebetulan dia jago. Tapi sekarang, tim voli SMA Nekoma udah lolos ke Turnamen Musim Semi dan siap buat tanding lawan rival bebuyutan mereka, Karasuno. Sekarang, Kenma harus memutar otak buat menganalisis tim yang paling bikin pusing dan ulet itu demi membawa Nekoma meraih kemenangan.
Ditambah lagi, dia bakal main lawan temannya sendiri, Shouyou Hinata, si middle blocker Karasuno yang badannya mungil tapi kemampuannya gila banget. Karasuno emang belum pernah bisa menang lawan Nekoma di pertandingan latihan. Meski begitu, walau biasanya dia orangnya masa bodoh, Kenma ngerasa ada rasa antusias yang muncul pas bayangin bakal ketemu Karasuno di laga resmi yang taruhannya gede banget dan nggak bisa diulang.
Buat bisa melaju ke semifinal dan balikin kejayaan tim mereka, Karasuno harus cari cara buat menembus strategi brilian Kenma dan ngalahin Nekoma di kandang mereka sendiri.
Demi mengembalikan harapan umat manusia yang makin menipis, Pasukan Survey (Survey Corps) memulai misi besar buat merebut kembali Dinding Maria. Pertempuran sengit melawan para Titan pun bakal terjadi lagi di sini. Pas Eren Yeager dan pasukannya balik ke Distrik Shiganshina—yang dulunya adalah rumah masa kecil Eren—mereka ngerasa aneh karena kota itu bener-bener sepi, kayak nggak ada satu pun Titan yang berkeliaran.
Anehnya lagi, bahkan setelah gerbang luar berhasil ditutup pakai kekuatan pengerasan Eren, mereka sama sekali nggak dapet perlawanan dari musuh. Misi awalnya berjalan kelewat mulus, sampai akhirnya Armin Arlert yang curiga setengah mati sama situasi ini, nemu petunjuk-petunjuk mencurigakan kalau mereka sebenernya lagi dijebak dalam sebuah rencana jebakan yang super licik.
Di sinilah Eren bersumpah buat merebut kembali semua hal yang pernah direnggut dari hidupnya. Bersama Pasukan Penyelidik yang harus mengorbankan banyak banget nyawa rekan mereka, mereka harus bertarung habis-habisan demi meraih kemenangan sekaligus ngebongkar rahasia besar yang selama ini terkunci di dalam ruang bawah tanah keluarga Eren!
Musim terakhir ini membawa penonton masuk ke dalam babak penentuan yang emosional. Kutukan keluarga Sohma yang telah membelenggu mereka selama ratusan tahun kini mulai retak, memicu ketegangan hebat saat ikatan kuno tersebut perlahan kehilangan pengaruhnya.
Tohru Honda terus berjuang demi membebaskan teman-temannya dari beban takdir yang menyakitkan. Kehadirannya menjadi secercah harapan bagi Kyo Sohma dan Yuki Sohma, yang masing-masing harus menghadapi trauma masa lalu mereka yang kelam.
Hubungan antara Akito Sohma dengan anggota keluarga lainnya semakin memuncak ke arah konfrontasi yang tak terelakkan. Tekanan dari sang pemimpin keluarga yang obsesif memaksa para anggota zodiak untuk memilih antara loyalitas atau kebebasan pribadi.
Ketakutan akan masa depan dan bayang-bayang masa lalu menghantui setiap langkah Kyo Sohma. Sementara itu, Yuki Sohma mulai memahami arti jati diri di luar ekspektasi yang selama ini dibebankan kepadanya dalam sistem keluarga yang sangat otoriter.
Segala rahasia yang terkubur dalam akhirnya tersingkap, memaksa setiap karakter untuk berdamai dengan luka batin mereka. Cinta, pengorbanan, dan keberanian menjadi tema utama dalam perjalanan panjang menuju sebuah akhir yang sangat dinanti oleh para penggemar.
Attack on Titan: Final Season - The Final Chapters
2 Episode 1
Sinopsis
Gara-gara aksi Rumbling Eren Yeager yang mau meratakan dunia, teman-teman lama dan mantan musuhnya terpaksa harus nurunin ego buat bikin aliansi darurat. Armin, Mikasa, dan sisa-sisa anggota Pasukan Penyelidik akhirnya mutusin buat kerja sama bareng Reiner Braun serta sisa militer Marley yang masih hidup. Meski modal pasukan seadanya, aliansi gabungan ini nekat berangkat demi menghentikan genosida ekstrem si Eren, sambil tetep berharap—kalau bisa—buat nyelametin sahabat masa kecil mereka itu.
Di sisi lain, Eren yang terus maju nembus apa aja sebenernya lagi perang batin sama dirinya sendiri. Walaupun ngerasa nyesel dan bersalah setengah mati karena udah ngebantai jutaan orang gak berdosa, Eren tetep percaya kalau jalan horor ini adalah satu-satunya cara buat ngelindungin teman-temannya, dan dalam skala lebih gede, demi menyelamatkan seluruh bangsa Paradis dari kepunahan.
Sekarang, kedua kubu yang dulunya satu sirkel ini bergerak menuju bentrokan final yang bakal nentuin nasib umat manusia. Biarpun harus ngadepin ribuan Titan kuno yang kekuatannya gak ngotak, Mikasa, Armin, dan aliansinya tetep pasang badan di garis depan demi menghentikan kiamat buatan Eren!
Abis berhasil menang dramatis melawan SMA Aoba Jousai, SMA Karasuno—yang dulunya sempat diejek sebagai "raksasa yang jatuh" atau "gagak yang gak bisa terbang"—akhirnya sukses melaju ke babak final Turnamen Musim Semi. Tapi, langkah mereka buat bisa dapet tiket ke turnamen nasional bener-bener dihadang tembok raksasa. Karasuno kudu wajib mengalahkan sekolah unggulan nomor satu, Akademi Shiratorizawa, yang terkenal sebagai raja terakhir di prefektur mereka.
Rintangan paling mematikan buat Karasuno adalah ace andalan Shiratorizawa, Wakatoshi Ushijima. Cowok ini bukan cuma pemain nomor satu di Prefektur Miyagi, tapi juga masuk dalam jajaran tiga besar ace terbaik di seluruh Jepang yang pukulannya setara monster. Cuma tim terkuat yang bisa lolos ke tingkat nasional, dan karena laga ini adalah kesempatan terakhir bagi anak-anak kelas tiga buat main di nasional, Karasuno gak punya pilihan selain ngeluarin semua modal teknik yang udah mereka pelajari selama kamp pelatihan kemarin.
Baku hantam di lapangan voli ini dipastikan bakal berjalan super menegangkan, penuh tensi, sekaligus bikin merinding. Berbekal kombinasi serangan cepat Hinata-Kageyama dan pertahanan solid yang digalang Tsukishima, Karasuno bakal berjuang mati-matian buat menumbangkan sang raja. Pertempuran antara sang gagak melawan burung elang putih pun resmi dimulai!