Di zaman koboi Amerika, ada balapan paling gokil sedunia bernama Steel Ball Run. Ribuan peserta ngumpul di San Diego buat nempuh jarak 6.000 kilometer lebih lewat padang tandus ekstrem demi hadiah 50 juta dolar. Karena era kuda udah mau habis, peserta dibebasin pakai kendaraan apa aja buat bertahan hidup nembus rute yang belum dipetakan ini.
Di tengah keramaian, Johnny Joestar—mantan joki kuda yang sekarang lumpuh—datang cuma buat nonton. Tapi, pandangannya berubah pas ketemu peserta unik bernama Gyro Zeppeli yang bawa dua bola besi misterius. Johnny ngeliat Gyro pakai bola itu buat ngeluarin kekuatan aneh saat duel, dan pas Johnny nggak sengaja nyentuh bola besinya, kakinya mendadak bisa gerak lagi setelah dua tahun lumpuh.
Demi nyari tahu rahasia di balik bola besi yang bisa bikin dia jalan lagi, Johnny akhirnya nekat ikut mendaftar jadi peserta balapan. Dari sinilah petualangan aneh bin ajaib Johnny dan Gyro mengarungi daratan Amerika dimulai!
Di London awal tahun 1900-an, Lili Ichijouin, seorang mahasiswi pertukaran pelajar asal Jepang, datang ke Inggris buat masuk ke Saint Thomas Art Academy yang bergengsi. Dia punya tekad bulat pengen jadi pelukis, tapi bebannya berat banget: orang tuanya kasih syarat kalau dia harus jadi yang terbaik di kelas dalam waktu enam bulan, kalau nggak, dia harus pulang.
Semangat Lili makin membara pas dia ketemu Kit Church, mahasiswa dari kalangan bangsawan yang jago banget melukis tapi pembawaannya cuek. Meskipun Kit fokus banget sama seninya, ketulusan dan kegigihan Lili pelan-pelan bikin dia berubah. Mereka berdua sebenarnya nggak punya banyak kesamaan selain kecintaan mereka sama seni, tapi hubungan mereka akhirnya jadi pusat perhatian di akademi.