Abis pertempuran hidup-mati di Kota Air Priestella, Subaru dan teman-temannya emang menang, tapi bayarannya mahal banget. Gara-gara kekuatan "Keserakahan" (Gluttony), Rem koma nggak bangun-bangun, ingatan Crusch habis dimakan, sampai-sampai nama Julius pun dilupain sama semua orang. Pas lagi pusing nyari cara buat nyelametin mereka, Subaru denger rumor tentang si "Bijak" Shaula—sosok serba tahu yang katanya punya segala macam ilmu.
Tujuan Subaru selanjutnya adalah Menara Pengawas Pleiades, tempat tinggal si Bijak yang ada di ujung gurun pasir misterius bernama Bukit Pasir Auguria. Tempat ini bahaya banget, bahkan Reinhard si "Ksatria Pedang" paling sakti aja pernah gagal nembus ke sana. Gurunnya ekstrem, banyak monster sihir aneh, pokoknya isinya bahaya maut semua, deh.
Tapi demi mengembalikan apa yang udah hilang, Subaru bareng teman-temannya nekat berangkat dan mempertaruhkan nyawa mereka sekali lagi buat nerobos gurun maut tersebut. Perjalanan epik mereka pun dimulai!
Impian Rimuru buat bikin aliansi damai antara manusia dan monster selangkah lagi makin dekat buat jadi kenyataan. Wilayah Tempest pun makin hari makin makmur dan berkembang pesat. Tapi, kesuksesan ini bikin gerah Granville Rozzo dan cucunya, Maribel Rozzo, yang punya agenda tersendiri buat mengendalikan umat manusia dengan cara menguasai mereka, yang otomatis bikin mereka bentrok sama Rimuru. Di sisi lain, ketegangan juga lagi terjadi di wilayah El Dorado.
Raja Iblis Leon Cromwell diam-diam lagi sibuk bergerak di balik layar demi mewujudkan ambisi pribadinya yang masih misterius. Di tengah intrik politik dan perebutan pengaruh antar-faksi yang makin memanas ini, sebuah tanda-tanda besar mulai muncul. Kebangkitan sesosok Pahlawan (Hero) baru yang super kuat ternyata udah semakin dekat!