Perang besar meletus saat teknologi kuno dari Mars bangkit dan menghancurkan bulan, memicu invasi brutal ke Bumi. Umat manusia kini berada di ambang kepunahan, dipaksa bertempur dalam konflik futuristik yang melibatkan robot raksasa dan politik antariksa.
Di tengah kekacauan, Inaho Kaizuka, seorang siswa SMA yang tenang dan jenius, terpaksa terjun ke medan tempur. Ketegasannya dalam berpikir taktis menjadi aset penting bagi pasukan Bumi saat mereka menghadapi superioritas militer Mars yang sangat canggih.
Pertemuan tak terduga dengan Asseylum Vers Allusia, putri kerajaan Mars yang menyamar, mengubah segalanya. Gadis idealis ini terjebak dalam dilema antara keinginan mendamaikan dua planet dan kenyataan pahit bahwa negaranya sendiri sedang mengincar nyawanya.
Sementara itu, Slaine Troyard, seorang pemuda Bumi yang mengabdi pada Mars, terjepit di antara kesetiaan dan nuraninya. Hubungan rumitnya dengan sang putri dan pengabdiannya kepada bangsawan Mars yang kejam menciptakan ketegangan emosional yang mendalam.
Kini, nasib kedua planet bergantung pada takdir mereka yang saling beradu di garis depan. Saat loyalitas diuji dan teknologi mematikan terus berjatuhan, mereka harus menentukan apakah perdamaian masih mungkin di tengah dentuman mesin perang yang tanpa henti.
Dunia sibernetik yang kelam kembali bergejolak saat serangan bom misterius mengguncang New Port City. Di tengah kekacauan, unit kepolisian khusus mulai menyadari adanya ancaman konspirasi besar yang mengincar stabilitas politik dan keamanan data rahasia vital negara.
Motoko Kusanagi memimpin timnya dengan dingin, namun kali ini ia terjebak dalam dilema pribadi yang rumit. Hubungan asmaranya dengan sang kekasih, Togusa, perlahan memudar seiring dengan meningkatnya ketegangan antara tugas negara dan nurani.
Di sisi lain, Batou mulai menunjukkan sisi manusiawi yang tak terduga saat mencoba melindungi rekan-rekannya dari ancaman virus digital yang mematikan. Kepercayaan menjadi barang mewah ketika setiap orang di unit ini menyimpan rahasia kelam masing-masing.
Karakter Aramaki pun harus berjuang keras menavigasi intrik birokrasi demi memastikan kelangsungan divisi mereka di tengah tekanan musuh tak terlihat. Konflik internal antara ego dan loyalitas membuat kerja sama tim kini berada di ambang kehancuran total.
Saat misteri di balik Ghost Tears terungkap, batas antara mesin dan manusia semakin kabur dalam permainan politik yang mematikan. Apakah mereka mampu menyelamatkan jati diri mereka, atau justru kehilangan segalanya demi mengungkap kebenaran yang pahit?
Umat manusia tersisa harus melarikan diri ke ruang angkasa setelah Bumi hancur oleh alien misterius bernama Gauna. Di dalam kapal raksasa Sidonia, kehidupan berjalan di bawah aturan ketat demi bertahan hidup dari ancaman pemusnahan yang terus mengintai.
Pemuda penyendiri bernama Nagate Tanikaze akhirnya keluar dari persembunyian bawah tanah. Ia berjuang menyesuaikan diri dengan kehidupan sosial yang asing, lalu direkrut menjadi pilot robot pelindung demi melawan serangan Gauna yang mengerikan.
Hubungan intens terbangun saat ia bertemu Shizuka Hoshijiro, seorang pilot berbakat yang membantunya beradaptasi. Kehadiran Nagate memicu kecemburuan sekaligus rasa penasaran rekan lainnya, termasuk Izana Shinatose yang memiliki keunikan fisik.
Ketegangan meningkat saat musuh mulai berevolusi menjadi bentuk yang sulit dikalahkan. Konflik internal di Sidonia pun memuncak, menuntut para pilot muda untuk membuktikan loyalitas mereka di tengah dilema moral yang menguji batas kemanusiaan dan takdir.
Akankah keberanian para pahlawan ini mampu menembus kegelapan ruang hampa? Pertempuran epik demi mempertahankan eksistensi spesies menjadi inti dari narasi penuh intrik, persahabatan, serta misteri mematikan yang tersimpan rapat di balik dinding baja kapal Sidonia.
Dunia Cruzon sedang berada di ambang kehancuran akibat perang besar antar bangsa. Teknologi berbasis kristal menjadi tumpuan utama, namun kekuatan magis mengatur segalanya. Di tengah kekacauan ini, sebuah artefak kuno yang misterius ditemukan terkubur dalam tanah.
Rygart Arrow terlahir sebagai seorang 'un-sorcerer' yang sama sekali tidak memiliki kemampuan sihir. Kehidupannya yang tenang di pedesaan berubah drastis saat ia dipanggil ke ibu kota oleh teman lamanya untuk menghadapi ancaman perang yang semakin nyata.
Pertemuan kembali dengan Sigyn Erster dan sang raja Hodr memicu dilema emosional yang mendalam. Mereka terikat oleh kenangan masa lalu, namun tanggung jawab sebagai pemimpin dan prajurit kini memaksa mereka untuk mengambil keputusan yang sangat sulit.
Terjebak dalam intrik politik, Zess muncul sebagai lawan tangguh yang juga merupakan teman masa sekolah mereka. Pertempuran sengit antara rekan lama ini menjadi tak terelakkan, menciptakan konflik batin yang merobek loyalitas serta hati nurani setiap tokoh.
Ketika medan perang berubah menjadi ajang pembantaian yang mengerikan, nasib dunia bergantung pada mesin kuno yang hanya bisa dikendalikan oleh mereka yang tidak memiliki sihir. Akankah ikatan persahabatan bertahan di tengah kehancuran yang tak berujung ini?