Dunia pasca-apokaliptik kini berada di ambang kehancuran total. Setelah bangun dari tidur panjang selama empat belas tahun, Shinji Ikari mendapati realitas yang jauh berbeda. Segalanya berubah menjadi medan perang yang sunyi dan sangat mematikan.
Organisasi misterius bernama Wille berusaha melawan sisa-sisa Nerv dengan kapal perang canggih. Shinji merasa terisolasi, terjebak di antara kebencian kru kapal dan beban trauma masa lalu yang masih menghantuinya dalam dunia yang tidak lagi ia kenali sepenuhnya.
Pertemuannya dengan Kaworu Nagisa memberikan secercah harapan di tengah keputusasaan. Mereka membangun ikatan emosional yang mendalam melalui musik dan percakapan, meski Shinji masih dihantui oleh rasa bersalah atas kehancuran yang ia picu sebelumnya di masa lalu.
Di sisi lain, Asuka Langley Shikinami dan Mari Illustrious Makinami tetap kukuh dalam misi mereka. Ketegangan meningkat saat Shinji berusaha mencari makna di balik keberadaannya, berjuang melawan manipulasi takdir serta ambisi ayahnya yang kejam.
Konflik batin dan kekacauan psikologis memuncak saat mereka menghadapi kebenaran pahit tentang Evangelion. Apakah takdir bisa diubah, atau justru ini hanyalah lingkaran penderitaan abadi? Pilihan sulit menanti mereka di balik kabut perang yang mencekam dan kelam.
Tahun 2017 a.t.b, benua Eropa terjepit dalam cengkeraman tirani Kekaisaran Britannia yang ekspansif. Di tengah kekacauan perang yang brutal, unit militer khusus Uni Eropa mencoba bertahan dengan mengandalkan pilot remaja untuk misi bunuh diri di medan laga.
Sosok penyendiri bernama Akito Hyuga memikul beban berat sebagai pilot elit dalam skuadron Wyvern. Dengan kepribadian yang dingin dan tatapan tajam, ia sering kali menjadi kartu as dalam pertempuran udara yang intens menggunakan teknologi Knightmare Frame.
Di sisi lain, Leila Malcal hadir sebagai perwira komandan yang berusaha memimpin unit tersebut dengan idealisme tinggi. Ia berusaha menjembatani perbedaan di antara para tentara eksil yang tersingkir, menciptakan ikatan rumit di tengah tekanan militer.
Ketegangan memuncak ketika mereka harus menghadapi pasukan musuh yang jauh lebih kuat dan taktis. Akito dipaksa menembus batas kemanusiaannya sendiri di medan tempur, sementara Leila harus bergulat dengan keputusan sulit yang menguji nurani serta kesetiaannya.
Di antara dentuman meriam dan intrik politik, nasib mereka terikat dalam takdir yang kelam. Pertarungan ini bukan sekadar tentang memenangkan wilayah, melainkan tentang pencarian arti kehidupan di tengah dunia yang hancur dan haus akan darah keadilan.
Intrik antargalaksi kembali memanas saat Madoka dan teman-temannya terjebak dalam pusaran konflik robot raksasa yang lebih pelik. Kedamaian sementara di Kamogawa perlahan runtuh, memaksa para pilot muda ini menghadapi realitas perang yang jauh lebih luas dan mengancam.
Madoka harus memikul beban tanggung jawab yang berat sebagai pilot Vox Aura. Kepribadiannya yang ceria kini diuji oleh rahasia masa lalu yang perlahan terkuak, menuntutnya membuat pilihan sulit demi melindungi orang-orang yang ia sayangi di bumi.
Di sisi lain, Lan menunjukkan sisi emosional yang lebih dalam saat ia bergulat dengan kesetiaan pada planet asalnya. Hubungan persahabatannya dengan rekan seperjuangannya kini berada di ambang kehancuran karena perbedaan ideologi yang sangat tajam.
Muginami pun terjebak dalam dilema moral yang memilukan. Sebagai seseorang yang memiliki kaitan erat dengan musuh, ia harus membuktikan di mana hatinya benar-benar berada di tengah pertempuran sengit yang mengguncang stabilitas serta masa depan alam semesta.
Ketegangan memuncak saat rahasia Vox dan entitas misterius bernama Rin-ne mulai terungkap sepenuhnya. Mereka harus berpacu dengan waktu, menyatukan kekuatan dan keyakinan untuk menghentikan kehancuran total yang mengintai di balik konspirasi besar para penguasa.
Dunia berada di ambang kehancuran total setelah ras alien BETA menyerang Bumi. Umat manusia kini terdesak dan berjuang bertahan hidup menggunakan robot tempur canggih bernama Tactical Surface Fighters. Perang brutal ini mengubah masa depan menjadi medan laga tanpa ampun.
Yuuya Bridges adalah pilot penguji angkuh yang dikirim ke pangkalan Yukon. Ia membawa beban masa lalu yang pahit serta sikap dingin terhadap rekan kerjanya. Kehadirannya memicu ketegangan di tengah proyek pengembangan senjata masa depan yang sangat vital.
Di sana, ia bertemu dengan Yui Takamura, seorang perwira tegas yang menjaga disiplin ketat. Hubungan keduanya diwarnai konflik ego serta perbedaan visi dalam menghadapi musuh. Kolaborasi mereka menjadi kunci untuk melampaui batas teknologi mecha saat ini.
Tak lama kemudian, muncul Cristinska Vyacheslavovna, pilot berbakat dengan kepribadian unik yang menambah dinamika tim. Mereka harus mengesampingkan perbedaan pribadi demi menyatukan koordinasi di medan tempur yang sangat kacau dan penuh dengan ancaman mematikan.
Puncak konflik menguji kesetiaan dan mental mereka saat konspirasi mulai terungkap di balik proyek pengembangan senjata. Di antara debu ledakan, setiap karakter harus menentukan apakah mereka berperang demi kemanusiaan atau sekadar alat bagi agenda politik rahasia.