Setelah kompetisi ansambel beres, anak-anak klub konsert band SMA Kitauji langsung masang target paling tinggi: bawa pulang medali emas di kompetisi nasional! Buat Kumiko Oumae yang sekarang udah kelas tiga dan menjabat jadi ketua klub, ini adalah kesempatan terakhir dia dan teman-teman seangkatannya sebelum lulus sekolah. Campur aduk antara semangat dan panik, Kumiko terus kepikiran apakah dia beneran mampu memimpin rombongan band yang isinya banyak kepala ini sampai ke puncak.
Di tengah kegalauannya mengatur klub, Kumiko mendadak ketemu sama murid pindahan baru bernama Mayu Kuroe. Cewek satu ini punya kepribadian yang kalem banget, ramah, dan yang paling bikin deg-degan: main instrumen euphonium-nya jago luar biasa! Usut punya usut, Mayu ini mantan anggota band SMA Seira, sekolah elit yang udah langganan masuk nasional. Biarpun Mayu aslinya baik, Kumiko tetep gak bisa bohong kalau dia ngerasa ada perasaan aneh yang mengganjal tiap kali interaksi sama saingan barunya ini.
Begitu para anggota baru mulai berdatangan dan strategi latihan mulai digas, tensi di dalam klub pun otomatis makin memanas. Demi bisa menembus panggung nasional dan ngerebut medali emas, anak-anak Kitauji dipaksa buat belajar apa arti pengorbanan dan kerja keras yang sesungguhnya. Kompetisi musik yang penuh drama dan air mata ini pun dimulai!
Buat Kenma Kozume, voli itu nggak pernah terasa seru atau bikin deg-degan; baginya, itu cuma sesuatu yang kebetulan dia jago. Tapi sekarang, tim voli SMA Nekoma udah lolos ke Turnamen Musim Semi dan siap buat tanding lawan rival bebuyutan mereka, Karasuno. Sekarang, Kenma harus memutar otak buat menganalisis tim yang paling bikin pusing dan ulet itu demi membawa Nekoma meraih kemenangan.
Ditambah lagi, dia bakal main lawan temannya sendiri, Shouyou Hinata, si middle blocker Karasuno yang badannya mungil tapi kemampuannya gila banget. Karasuno emang belum pernah bisa menang lawan Nekoma di pertandingan latihan. Meski begitu, walau biasanya dia orangnya masa bodoh, Kenma ngerasa ada rasa antusias yang muncul pas bayangin bakal ketemu Karasuno di laga resmi yang taruhannya gede banget dan nggak bisa diulang.
Buat bisa melaju ke semifinal dan balikin kejayaan tim mereka, Karasuno harus cari cara buat menembus strategi brilian Kenma dan ngalahin Nekoma di kandang mereka sendiri.