Kenjaku, dalang di balik sosok Noritoshi Kamo dan Suguru Getou, resmi memulai babak baru dari rencana seribu tahunnya buat maksa manusia berevolusi sekaligus memusnahkan mereka yang nggak punya bakat sihir. Karena Satoru Gojo sukses disegel akibat insiden berdarah di Shibuya, para petinggi dunia jujutsu langsung mengambil kesempatan buat ngaktifin lagi hukuman mati buat Yuji Itadori. Di sisi lain, Yuji yang nggak tahu apa-apa lagi sibuk patroli bareng Choso di jalanan Tokyo yang udah kayak kota mati demi ngebabat habis semua kutukan yang lewat.
Sementara itu, konflik internal keluarga penyihir makin panas. Naoya Zenin yang sombongnya selangit langsung mencak-mencak pas tahu kalau Megumi Fushiguro yang malah kepilih jadi kepala klan Zenin berikutnya. Demi memancing Megumi keluar buat dihabisi, Naoya mutusin buat ngejar Yuji. Sialnya buat Yuji, Yuta Okkotsu yang baru balik dari luar negeri ternyata juga udah diutus dan bergerak buat jadi algojo yang bakal mengeksekusi dirinya.
Di tengah situasi yang makin semrawut ini, Kenjaku resmi memulai "Culling Game"—sebuah kompetisi battle royale sadis di seluruh penjuru Jepang yang maksa para penyihir jujutsu buat saling bunuh demi poin. Nggak ada pilihan lain, para penyihir muda pun terpaksa ikutan terjun ke medan perang demi menyelesaikan dendam lama, nyari cara buat ngebebasin Gojo, dan menyelamatkan dunia jujutsu dari kehancuran!
Semenjak ayahnya meninggal, Tanjirou Kamado harus nanggung beban buat ngidupin keluarganya sendirian. Walaupun hidup susah di gunung terpencil, keluarga Kamado tetap bisa ngerasain hidup yang damai dan bahagia. Suatu hari, Tanjirou mutusin buat turun ke desa buat jualan arang biar dapet duit tambahan. Pas lagi perjalanan balik, hari udah malem, akhirnya Tanjirou terpaksa nginep di rumah orang asing yang ngingetin dia soal iblis pemakan manusia yang suka berkeliaran di hutan pas malam hari.
Pas nyampe rumah besoknya, dia malah ngeliat pemandangan yang ngeri banget—seluruh keluarganya udah dibantai. Yang lebih parah lagi, satu-satunya yang selamat cuma adiknya, Nezuko, tapi dia udah berubah jadi iblis yang haus darah. Karena marah dan dendam banget, Tanjirou bersumpah buat bales dendam atas kematian keluarganya dan bakal terus nemenin satu-satunya adik yang dia punya.
Dibantu sama kelompok misterius yang nyebut diri mereka Korps Pembasmi Iblis, Tanjirou bakal ngelakuin apa aja buat ngebantai para iblis dan berusaha ngembaliin sisi manusia adiknya yang tersisa.
Di dunia ini, ada profesi elit bernama Hunter yang kerjaannya ekstrem banget, mulai dari ngejelajahin tempat-tempat terlarang yang belum terjamah manusia, nyari barang langka, sampai berburu monster mematikan. Tapi buat bisa dapet lisensi resmi, seseorang harus lulus Ujian Hunter dulu—sebuah proses seleksi super ketat dan berbahaya di mana mayoritas pesertanya berakhir cacat atau bahkan mati konyol. Gak heran kalau orang-orang nekat yang ikutan ujian ini pasti punya motivasi rahasia yang gede banget.
Bagi bocah berumur 12 tahun bernama Gon Freecss, alasan dia cuma satu: pengen nyari ayahnya, Ging, yang merupakan seorang Hunter legendaris yang ninggalin dia sejak kecil. Percaya kalau dengan jadi Hunter dia bakal bisa nemuin jejak sang ayah, Gon akhirnya mutusin buat pergi dari rumah dan ikutan ujian maut tersebut. Pas lagi berjuang di tengah ujian, Gon malah dapet jackpot dengan temenan sama tiga orang unik: Leorio si calon dokter, Kurapika yang punya dendam kesumat, dan Killua si mantan pembunuh bayaran jenius dari keluarga elit.
Biarpun tujuan hidup mereka berempat beda jauh dan bertolak belakang, mereka berempat malah kompak banget buat saling jaga dan bahu-membuh demi lulus bareng. Dari sinilah petualangan epik mereka di dunia penuh keajaiban nan mematikan dimulai. Perjalanan Gon buat jadi kuat dan nyari bapaknya resmi gas pol!
Udah beberapa tahun berlalu sejak Great War berakhir. Sekarang menara radio di Leidenschaftlich lagi dibangun, dan karena telepon bakal makin populer, jasa 'Auto Memory Dolls' mulai sepi peminat. Tapi meski begitu, popularitas Violet Evergarden malah makin naik karena kemampuannya nulis surat yang jempolan. Sayangnya, kadang hal yang paling kita tunggu-tunggu justru nggak kunjung datang.
Di film ini, kita bakal ngikutin perjalanan Violet yang masih terus belajar memahami perasaan dan apa arti cinta yang sebenarnya. Di saat yang sama, dia juga masih menyimpan secercah harapan kalau pria yang dulu pernah bilang 'aku mencintaimu' ke dia, ternyata masih hidup walau sudah bertahun-tahun berlalu.
Film ini menceritakan perjuangan hati Violet dalam mencari jawaban atas perasaannya sendiri sekaligus mencari sosok yang paling berharga dalam hidupnya di tengah perubahan dunia yang makin modern.
Abis berhasil menang dramatis melawan SMA Aoba Jousai, SMA Karasuno—yang dulunya sempat diejek sebagai "raksasa yang jatuh" atau "gagak yang gak bisa terbang"—akhirnya sukses melaju ke babak final Turnamen Musim Semi. Tapi, langkah mereka buat bisa dapet tiket ke turnamen nasional bener-bener dihadang tembok raksasa. Karasuno kudu wajib mengalahkan sekolah unggulan nomor satu, Akademi Shiratorizawa, yang terkenal sebagai raja terakhir di prefektur mereka.
Rintangan paling mematikan buat Karasuno adalah ace andalan Shiratorizawa, Wakatoshi Ushijima. Cowok ini bukan cuma pemain nomor satu di Prefektur Miyagi, tapi juga masuk dalam jajaran tiga besar ace terbaik di seluruh Jepang yang pukulannya setara monster. Cuma tim terkuat yang bisa lolos ke tingkat nasional, dan karena laga ini adalah kesempatan terakhir bagi anak-anak kelas tiga buat main di nasional, Karasuno gak punya pilihan selain ngeluarin semua modal teknik yang udah mereka pelajari selama kamp pelatihan kemarin.
Baku hantam di lapangan voli ini dipastikan bakal berjalan super menegangkan, penuh tensi, sekaligus bikin merinding. Berbekal kombinasi serangan cepat Hinata-Kageyama dan pertahanan solid yang digalang Tsukishima, Karasuno bakal berjuang mati-matian buat menumbangkan sang raja. Pertempuran antara sang gagak melawan burung elang putih pun resmi dimulai!